CENDANA (Santalum album Linn.)

CENDANA (Santalum album Linn.)

Oleh : Suwandi, S.Hut

 

Cendana (Santalum album Linn.) merupakan salah satu komoditi Hasil Hutan bukan Kayu (HHBK) yang bernilai ekonomi tinggi, bahkan merupakan salah satu species dari genus Santalum yang terbaik didunia karena kandungan volume kayu teras dan kadar minyak cendana (santalol) yang tinggi pada beberapa decade yang lalu, produk dari kayu teras dan minyak cendana memberikan kontribusi yang besar bagi Penerimaan Asli Daerah (PAD) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebaran dan tempat tumbuh

Cendana (Santalum album Linn.) merupakan idegenous species yang tumbuh di Nusa Tenggara Timur (NTT), antara lain di Pulau Timor, P. Sumba, P.Alor, P.Solor, P.Antar, P.Flores, dan P.Roti. Selain di NTT, Cendana juga di jumpai di Gunungkidul, Imogiri, Bantul, dan Kulon Progo (DIY), Bondowoso (Jawa Timur), dan Sulawesi. Selain di Indonesia tanaman ini juga tumbuh di India bagian selatan dan Australia bagian utara dan barat.

Cendana dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 50-1200 m dpl, curah hujan 625-1625 mm/tahun (tipe iklim D-E menurut Schmidt dan Ferguson), temperature 10c-35c, tanah kaya zat besi. Kondisi tanah yang optimal adalah tanah sarang, baik dengan batuan induk kapur maupun vulkanik, warna tanah merah sampai coklat (Herawan, 2009)

Pustaka

Herawan, T. dan Wiyatmoko, AYPBC. 2009. Budidaya Tanaman Cendana (Santalum album Linn.)

 Departemen kehutanan BBPBPTH. Yogyakarta

Satu Tanggapan

  1. Do you have a direct email as we would like to ask you about using this image in a book about trees?

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: