PERTUMBUHAN TANAMAN MERBAU UMUR 7 TAHUN DI BONDOWOSO

Burhan Ismail

Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan

Merbau dengan nama botanis Intsia spp., famili Caesalpinaceae terutama I. bijuga O.Ktze/merbau pantai dan I. palembanica Miq//merbau darat ( Martawijaya, A dan Iding, K, 1977).
Penyebaran merbau di Indonesia meliputi Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Timor dan Irian Barat. Benih merbau berbentuk bulat pipih dan berwarna coklat tua kemerahan. Bunga mekar pada bulan November sampai Januari dan buah tua pada bulan Mei sampai Agustus. Benih siap dipanen setelah masak fisiologis yang ditandai dengan warna buah coklat tua sampai kehitaman, kulit buah sudah keras dan benih berwarna coklat tua kemerahan (Yuniarti, 2000).

Persentase hidup tanaman adalah jumlah tanaman yang ditanam dikurangi tanaman yang mati dikalikan seratus persen. Tinggi tanaman diukur dari pangkal tanaman sampai ujung tanaman. Diameter batang diukur pada ketinggian 10 cm dari permukaan tanah. Materi genetik yang ditanam pada plot populasi dasar jenis merbau berasal dari delapan populasi yaitu Haltim, Waigo, Seram, Oransbari, Wasior, Nabire, Biak dan Mandopi/Twanwawi. Data pengukuran disajikan pada Tabel 7 dan gambar 17 dan 18.

Tabel 1. Data persentase hidup, diameter dan tinggi tanaman merbau umur 7 tahun pada plot konservasi genetik merbau di Bondowoso

Asal Populasi

Persentase hidup

Rerata Diameter (mm)

Rerata Tinggi (cm)

Haltim

86,25%

61,35

360,54

Waigo

82,08%

50,61

309,47

Nabire

75,42%

46,4

261,09

Seram

61,56%

44,34

284,38

Wasior

87,92%

60,66

327,91

oransbari

84,17%

61,75

383,95

Mandopi/Twanwawi

79,17%

74,18

433,97

Biak

78,26%

52,71

329,23

Tipe jumlah daun 2 pasang terbanyak adalah provenan Biak (97%), tipe jumlah daun 3 pasang terbanyak adalah provenan Halmahera Timur (82,30%) dan tipe jumlah daun 4 pasang terbanyak adalah provenan Nabire (24,4%). Bentuk daun bulat telur terbanyak adalah provenan Biak (60,81%) dan bentuk daun oval terbanyak adalah provenan Wasior (93,84%). Permukaan daun licin terbanyak adalah provenan Halmahera Timur (96,19%) dan permukaan daun kasar terbanyak adalah provenan Seram (59,55%). Tanaman merbau tahun tanam 2006 di Bondowoso sebagian kecil berbunga pada bulan Nopember 2013, yaitu provenan Seram 0,56% dan provenan Mandopi/Twanwani 2,13%, sedangkan sebagian besar yang lain tidak berbunga.

Kegiatan pemeliharaan plot konservasi genetik jenis merbau, perlu dilakukan secara rutin agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Pertumbuhan tanaman merbau pada tempat yang terbuka lebih baik disbanding dengan tanaman merbau yang ternaungi.

Sumber : Laporan Hasil Penelitian (LHP) Populasi Dasar Jenis Kayu Pertukanagn Tahun 2013. Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan

%d blogger menyukai ini: